DaerahNEWS

Bupati Atim : Wartawan Adalah Mitra Pemerintah

ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur, H. Hasballah HM.Thaib, SH, mengajak para ASN yang diberikan tugas sebagai pimpinan OPD dan pejabat lainnya, kepala sekolah (kepsek) maupun kepala madrasah (kamad) untuk terus bermitra dengan insan pers. Hal itu penting diingatkan, karena karya-karya jurnalistik wartawan akan mempercepat kemajuan daerah, baik sektor pendidikan dan lini lainnya semakin cepat.

“Wartawan adalah mitra pemerintah dan mitra kita semua. Tanpa wartawan mustahil sebuah daerah cepat maju dan berkembang,” kata Bupati ketika mengisi Seminar Sosialisasi UU Pers, Kode Etik dan Kompetensi Wartawan Untuk Kepala SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK/MA Se-Aceh Timur di Aula Serbaguna Idi, Kamis (5/12).

Bupati melanjutkan, wartawan tersebut bekerja sesuai dengan UU Pers dan Kode Etik Jurnalistik (KEJ). Oleh karenanya, wartawan itu tidak perlu ditakuti, karena keberadaannya sebagai mitra pemerintah dalam memajukan daerahnya. “Prestasi yang Pemkab Aceh Timur dibawah kepemimpinannya sejak 2012 hingga saat ini tidak terlepas dari peran wartawan yang terus menyajikan berita di 24 kecamatan di Aceh Timur,” kata bupati.

Menurut Bupati Aceh Timur, tanpa wartawan dan sajian bentuk karya jurnalistiknya, maka Aceh Timur sulit mendapatkan kucuran dana dari APBN dan APBA. Tapi berkat karya jurnalistik, kini daerahnya sudah mulai maju dan bersaing dengan kabupaten/kota lainnya di Aceh. “Aceh Timur ini maju juga tidak terlepas dari peran insan pers”, terang Bupati.

Oleh sebabnya, seluruh kepala madrasah dan kepala sekolah baik SD/MI, SMP/MTs dan SMA sederajat sudah saatnya menjadikan wartawan sebagai mitra dalam memajukan pendidikan. “Jangan takut ketika wartawan ke sekolah, karena tujuan wartawan bukan mencari salah bapak/ibu, melainkan menjalankan tugas profesinya sebagai pihak yang mengontrol demi memajukan daerah ini,” tegas Rocky.

Sementara itu, Ketua PWI Aceh Timur, Musyawir, SE, dalam laporannya menyebutkan, peserta yang mengikuti seminar dan sosialisasi tersebut mencapai 250 peserta yaitu kepsek SD dan SMP dibawah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur, kepsek dari SMA/SMK dibawah Kantor Cabang Dinas Pendidikan Aceh Wilayah Aceh Timur dan kepala madrasah dibawah jajaran Kementerian Agama (Kemenag) Aceh Timur.

“Animo peserta sangat tinggi, tapi karena kouta terbatas maka kedepan kegiatan seperti akan kita laksanakan tahap berikutnya.

Terimakasih untuk seluruh mitra dan jajaran pemerintah daerah yang telah membantu suksesnya kegiatan seminar dan sosialisasi ini”,kata Musyawir seraya menandaskan, pemateri yang diundang merupakan Ketua Komisi Kompetensi Wartawan PWI Pusat dari Jakarta.

(Yuni)

Bagikan:

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close