Dirut PDAM dan Ketua DPRD Kota Banjarmasin Kena OTT

  • Bagikan

JAKARTA, INDONESIA PARLEMEN – Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Iwan Rusmali dan Direktur Utama PDAM Bandarmasih Kota Banjarmasin Muslih,ditangkap petugas OTT Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Selain mereka, petugas KPK juga mengamankan Anggota DPRD Kota Banjarmasin dan Manager keuangan PDAM Bandarmasih,;Banjarmasin.Mereka adalah, Andi Effendi dan Manajer Keuangan PDAM Bandarmasih Kota Banjarmasin, Transis. Keempat orang itu sudah dibawa ke Markas KPK, di Jalan Kuningan Persada, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (15/9/2017) siang.

Iwan dan Rusmalih tiba sekitar pukul 14:45. Mereka dibawa secara bersamaan dalam satu mobil oleh tim Satgas Penindakan KPK. Selang tiga menit kemudian giliran Andi dan Transis yang datang. Mereka juga digelandang tim Satgas Penindakan KPK menggunakan satu mobil.

Saat tiba, keempat orang tersebut kompak bungkam. Mereka juga sama-sama berjalan sambil menundukkan kepala menghindari sorotan kamera pewarta. Bahkan tidak seperti yang lain, Andi menolak saat diminta membuka maskernya.

Baca Juga :  DIT RESKRIMUM POLDA KEPRI BERHASIL UNGKAP KASUS PENCURIAN KENDARAAN BERMOTOR DAN JAMBRET

Sebelumnya, Ketua KPK, Agus Rahardjo mengonfirmasi OTT ini dilakukan di Kota Banjarmasin, Kamis (14/9/2017) menjelang malam.“Diduga telah terjadi transaksi terkait dengan proses pembahasan peraturan daerah setempat. Tim juga mengamankan sejumlah uang,” katanya melalui pesan singkat, Jumat (15/9/2017) pagi.

Mereka yang diamankan dalam OTT ini kemudian sempat dibawa ke Mapolda Kalimantan Selatan untuk diperiksa awal. Selanjutnya dibawa ke markas KPK untuk diperiksa intensif. Namun Agus masih enggan menjelaskan lebih rinci.

“Dalam waktu maksimal 24 jam status pihak-pihak yang diamankan akan ditentukan,” imbuhnya.

Berdasarkan data yang dihimpun, KPK sempat mencokok lima orang saat penggerebekan di Gedung DPRD Kota Banjarmasin. Satu orang lainnya adalah sopir pribadi Muslih, Usaini.

Baca Juga :  Pimpinan Ponpes di Bandung Cabuli 14 Santri, 4 Korban Hamil dan Melahirkan

Operasi senyap dilakukan selepas digelarnya sidang paripurna pengesahan Raperda tentang Penambahan Penyertaan Modal Pemkot Banjarmasin ke PDAM Bandarmasih Kota Banjarmasin senilai Rp1 triliun secara bertahap.

Selain dihadiri empat orang tersebut, rapat paripurna itu juga dihadiri Walikota Banjarmasin Ibnu Sina. Adapun Ketua DPRD Iwan Rusmali diketahui merupakan politisi Partai Golkar yang juga dipercaya menduduki salah satu jabatan Wakil Ketua Umum Asosiasi DPRD Kota Seluruh Indonesia (ADEKSI).

Sementara itu, Andi Effendi adalah anggota DPRD Kota Banjarmasin dari Fraksi PKB. Saat ini ia dipercaya menjadi Ketua Pansus Penyertaan Modal PDAM Banjarmasin. (Fajar)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *