Gelar Musrenbang Kecamatan Teluknaga Prioritaskan Sarana Pendidikan dan Kesehatan

  • Bagikan

KABUPATEN TANGERANG – Pemerintah Kecamatan Teluknaga gelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Tahun 2018 dalam rangka Penyusunan RKPD Tahun 2019. Acara digelar di aula Kantor Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Selasa 13 Februari 2018 siang.

Musrenbang Kecamatan adalah forum musyawarah tahunan para pemangku kepentingan atau stakeholders ditingkat Kecamatan, untuk mendapatkan masukan mengenai kegiatan prioritas pendidikan dan kesehatan diwilayah Kecamatan, berdasarkan masukan dari hasil musrenbang tingkat Desa atau Kelurahan.

Menurut Camat Teluknaga Supriyadi S.STP, adanya musrenbang perlu dorongan, motivasi, biaya, pemikiran serta tenaga, meskipun pada hakikatnya permasalahan tidak akan pernah selesai.

Baca Juga :  Sambut Bulan Suci, Kampung Jungklang Adakan Tabligh Akbar

“Musrenbang ini akan menjadi subangsih serta ke ikhlasan semua, dan akan menjadi amal ibadah untuk berbuat kebaikan di masyarakat, mudah-mudahan pemahaman serta tekad ini selalu sama turut serta menyumbangkan subangsih,” harapnya.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Barhum S.IP memaparkan, kesehatan dan pendidikan harus diprioritaskan seiring adanya era globalisasi perkembangan penduduk yang semakin meningkat.

“Untuk saat ini jumlah warga masyarakat yang ingin sekolah lebih banyak dari pada fasilitas gedungnya, sedangkan masalah kesehatan sudah hampir terpenuhi fasilitasnya di daerah Teluknaga,” katanya.

Lanjut Barhum, gedung-gedung sekolah harus ditambah disetiap Kecamatan, karena gedung yang sudah ada tidak maksimal lagi untuk menampung siswa-siswinya, pihaknya akan segera mendorong pemerintah untuk menambah fasilitas gedung sekolah.

Baca Juga :  Gelar Malam Syukuran Milad Ke 15, Ganespa Komitmen Setu 7 Muara Jadi Ikon Tangsel 

Kabid Sosial dan Budaya (Sosbud) Kabupaten Tangerang, Cucu Hery mengatakan, pendidikan serta kesehatan berkaitan dengan kebersihan, jika masyarakat sadar akan kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan maka akan tercipta kesehatan.

“Masyarakat harus menjaga kebersihan untuk menciptakan kesehatan serta menjaga pola makan agar anak-anak terhindar dari kekurangan gizi, bila anak kita ingin cerdas, maka harus dijaga pendidikan dan seimbangan gizi mereka,” pungkasnya.(Igor)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *