Banyak Laporan Masuk, Dirut RSUD Cengkareng Mesti Bertindak Tegas

  • Bagikan

JAKARTA – Banyak laporan mengenai kritik dan kinerja di RSUD Cengkareng, namun tidak pernah ada tindakan oleh Dirut RSUD Cengkareng.

Hal itu dikatakan oleh Aktifis LSM Perkasa, Jaya Chaniago SH,. Dirinya juga meminta kepada Dirut RSUD Cengkareng supaya menindak tegas oknum-oknum yang sewenang wenang terhadap pasien.

“Namun yang dibutuhkan tindakan tegas Pimpinan kepada oknum afni guna mendapatkan efek jera, juga menjadi pelajaran kepada petugas lainny supaya tidak lagi mempermainkan para pasien BPJS,” tegasnya. Sabtu (1/12/2018).

Bukan hanya itu, Jaya yang saat itu menanyakan kepada pihak Humas RSUD Cengkareng terkait kasus ini, cuma diberikan tanggapan singkat.

“Kami tampung informasinya Pak tks,” terang Jaya membacakan pesan dari Humas RSUD Cengkareng yang bernama Agung.

Baca Juga :  Kemenkes Sebut Penanganan Covid-19 DKI Jakarta Paling Buruk Se-Indonesia

Sementara itu, merasa dipermainkan H. Sjafruddin Husain akan membawa Kasus ini melambung ke atas sampai ke Presiden dan Ibu Menkes melalui Media Cetak & Elektronik jika pelayanan buruk dan amburadul di RSUD Cengkareng masih seperti ini walaupun sudah berulangkali dilaporkan ke DIRUT RSUD namun tidak ada perbaikan apalagi tindakan Tegas kepada anak buahnya yang melakukan kesalahan Fatal terhadap pasien dengan menahan obat pasien dengan maksud dan tujuan lain.

Karena itu mohon ditindak tegas oknum Afni bila perlu di pecat atau di mutasi dari farmasi dan ditempatkan ke bagian kamar Jenasah agar menjadi contoh dan pembelajaran bagi yang lainnya untuk tidak mempersulit pasien pengguna BPJS,” terangnya dengan nada kesal. Sabtu (1/12/2018).

Jika keluhan saya ini, Lanjut H Sjafruddin.  Diabaikan maka dirinya akan melapor ke pihak yang berkompeten menuntut secara Hukum baik Perdata maupun Pidana karena merasa dirugikan. Dan meminta kepada Ibu Menkes untuk mengevaluasi kembali Dirut dan Eselon lainnya di jajaran RSUD Cengkareng untuk di ganti.

Baca Juga :  Jalin Sinergitas Kapolres Metro Jakpus Kukuhkan Da'i Kamtibmas

“Setelah berita pertama dipublikasikan, Obatnya uda diantarkan ke rumah saya, diterima isteri saya kemarin jam 17:00 oleh 2 orang petugas farmasi RSUD mungkin mereka (Dirut & stafnya) ketakutan kaleee… karena uda masuk di berita Media Online,” pungkasnya. (Tim/Red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *