DaerahNasionalSerba - Serbi

Permohonan IMB Alfamart di Tolak Tanpa Keterangan di Desa Suka Bungah Bojong Mangu Kab Bekasi

BEKASI, INDONESIAPARLEMEN.COM – Dalam Pemerintahan H. Ir .Joko Widodo menekankan pemangkasan birokrasi bahkan mempermudah iklim investasi terutama bagi pelaku usaha UKM.

Disisi lain pemerintah Kota dan Kabupaten diharapkan mampu menjamin keberadaan investasi para pengusaha dengan kemudahan yang mendorong para pelaksana pemerintahan bebas dari pungutan liar.

Dalam Perbup No.16 Th 2007 telah diatur tentang Tata Cara Pembangunan Minimarket yang semuannya bisa dilaksanakan jika semua syarat permohonan bisa dipenuhi.

Tapi hal ini tidak terjadi di Desa Suka Bungah Kec Bojong Mangu Kab Bekasi. Sesuai informasi yang diperoleh IP dari K.Simare bahwa dirinya pada 04 November 2020 mengajukan permohonan IMB pendirian Mini Market dibawah naungan PT. Sumber Alfaria Tridaya yang beralamat di Kp.Warudoyong RT. 02 RW. 01 Desa Suka Bungah Kec Bojong Mangu Kab Bekasi.

Namun pihaknya tidak diberikan rekomendasi dengan alasan tidak jelas padahal semua berkas permohonan sudah lengkap al : Surat Permohonan, FC Sertifikat Tanah, PBB, sket Lokasi, Suket Persetujuan RT/RW dan Warga dll.

Menurut Mare dirinya tidak mendapat penjelasan, namun menurut Awan staf desa menyarankan agar berkasnya diambil karena tidak direkomendasikan oleh Kepala Desa Suka Bungah Ujang Suryana dan Sekdes Didin Hasanuddin.

“Tentu saja kami kecewa dan meminta keterangan apa menjadi penyebab tidak diberikan ijin tersebut, jika menyangkut biaya dalam batas wajar kami sanggup memenuhi,” tegasnya. Kamis, (12/11/2020).

Untuk mendapat informasi tentang hal ini IP berusaha mendatangi Kantor Desa Suka Bungah pada Rabu ,11 November 2020 namun Kades dan Sekdes tidak ada ketika diminta untuk dihubungi staf desa tidak ada yang meresponi. Karena Lokasi yang lumayan jauh akhirnya Gantari.Id meminta klarifikasi terkait hal ini melalui selembar surat, namun hingga Kamis 12 November 2020 sampai berita ini diturunkan pejabat terkait bungkam dan tidak memberikan keterangan. Ini menjadi preseden buruk bagi kemajuan desa yang didorong memberikan ruang bagi pengusaha untuk berinvestasi.

Kita mengetahui bahwa Alfamart adalah Minimarket yang sudah tersebar hampir diseluruh pelosok dan mempekerjakan puluhan ribu pekerja, mempermudah masyarakat dalam melakukan transaksi tapi mengapa Kades Suka Bungah Ujang Suryana tidak memberikan rekomendasi, sampai saat ini menjadi pertannyaan yang membuat pengusaha kecewa.

Penulis : Patupa Pakpahan

Editor.   : Noval

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button