DaerahNasionalNEWS

Rombongan para Ketua Pengelola UEK-SP dan PPK Pekan Baru Kunjungi Sumatera Barat

LIMAPULUH KOTA, INDONESIAPARLEMEN.COM –
Usaha Ekonomi Kelurahan Simpan Pinjam (UEK-SP) dan program pemberdayaan kelurahan (PPK) kota pekanbaru mengadakan kunjungan kerja (kunker) ke Sumatera Barat yang bertempat di lembaga keuangan mikro agro (LKMA) Pincuran Bonjo Limapuluh Kota (payakumbuh) Provinsi Sumatera Barat kamis, (19/11/2020).

Kegiatan ini di ikuti oleh Kabag program pemberdayaan kelurahan (PPK ) Kota Pekan Baru, ketua UEK-SP se Kota Pekan Baru dan pengurus PPK Kota Pekan Baru.

Kegiatan ini menggunakan enam bus,satu bus pariwisata, dua mobil dinas pemko jenis hiase dan 3 mobil pribadi jenis minibus Toyota Inova dan Avanza.

Kegiatan tersebut dilepas oleh Sekdako kota Pekanbaru Muhamad Jamil,S.ag, asisten 1 pemko kota pekan baru Azwan,M.si di sekretariat pemko pekan baru Jalan Hangtuah Kota Pekan Baru.

Pada rombongan tersebut langsung didampingi oleh asisten 1 pemko Azwan,M.si , Kabag PPK Hj.Erna Juita,SH,M,si , korda PPK Slamet Sukarso,S.ag menuju sumatera barat.

Adapun kunker tersebut dilaksanakan satu hari saja ke lembaga keuangan mikro agro (LKMA) pincuran bonjo kelurahan Padang alai limapuluh kota pada hari Kamis saja 19-11-2020 ,dua hari kedepanya dilanjutkan wisata ke danau Maninjau, puncak Lawang dan ke jam gadang kota Bukittinggi dan seterusnya pulang ke Pekanbaru Sabtu (21/11/2020) sekira pukul 15:00 WIB.

Pada kesempatannya Mardenis selaku ketua UEK-SP yang ada di salah satu kelurahan kota Pekanbaru menyampaikan pada media indonesiaparlemen.com
”kami melaksanakan kunker ini selama tiga hari mulai dari hari Kamis (19/11/2020) s/d hari Sabtu (21/11/2020), daerah yang kami kunjungi Lmapuluh Kota, sebagai tujuan utama, dua hari kedepanya kami lanjutkan dengan melaksanakan refreshing ke Danau Maninjau, Puncak Lawang (Agam) dan ke kota Bukittinggi.

Diakhir penjelasan nya mardenis selaku ketua UEK-SP di salah satu kelurahan kota pekanbaru menyatakan banyak yang bisa kita jadikan motifasi pada pengelolaan LKMA pincuran bonjo limapuluh kota ini dan ada yang tidak bisa kita terapkan pada pengelolaan UEK-SP kota pekanbaru yakninya pengelolaan yang bersifat homogen pada adat budaya minang kabau sedangkan kami menerapkan pengelolaan secara hitorogen pangkas mardenis.

Penulis : Nico

Editor    : Noval

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close