EkonomiNasionalSerba - Serbi

Beli Saham Modal Sejuta? Bisa Kok, Begini Caranya

Foto: internet

JAKARTA, INDONESIAPARLEMEN.COM-Pada masa  pandemi ini, semakin banyak masyarakat yang melek akan investasi. Terutama investasi di pasar saham.

Apalagi investasi saham ternyata bisa dilakukan dengan modal kecil yakni di bawah Rp 1 juta. Meski modal kecil, namun investasi di pasar saham dinilai tetap bisa memberikan untung atau cuan.

Hal ini disampaikan oleh CEO Sucor Sekuritas Bernadus Wijaya saat berbincang dengan Daniel Wiguna dalam program Investime CNBC Indonesia.

“Sejuta apakah bisa cuan? Tentu saja kita di Sucor melihat bahwa modal sejuta modal yang cukup untuk kita memulai investasi di saham,” ujarnya, Sabtu (16/1/2021).

Menurutnya, saat ini masih banyak saham yang harganya dibawah Rp 10 ribu. Sehingga jika membeli dengan modal Rp 1 juta bisa mendapatkan 1 lot saham.

Perlu untuk diketahui oleh investor pemula atau yang baru akan menjadi investor bahwa 1 lot saham sama dengan 100 lembar saham.

Baca Juga :  Babinsa Baloi Permai Awasi Anak SSB Blue Eagle Terapkan Protokol Kesehatan

“Kita investasinya mulai dari 1 lot dan banyak sekuritas yang membuka rekening mulai dari 100 ribu dan harga sahamnya masih banyak yang di bawah Rp 10 ribu. Di mana, di bawah Rp 10 ribu berarti isinya maksimal sejuta uang diinvestasikan,” jelasnya.

Ia melanjutkan, meski harganya murah bukan berarti saham nya tidak bagus. Sebab, ia menjelaskan bahwa kunci dalam berinvestasi saham bukan melihat harga nominal sahamnya melainkan valuasi atau Price to Earning Ratio (PER) perusahaan tersebut.

PER merupakan rasio yang menggambarkan harga saham sebuah perusahaan dibandingkan dengan keuntungan atau laba yang dihasilkan perusahaan tersebut.

“Jadi, walaupun harga sahamnya puluhan ribu tapi kalau liquid dan frekuensi transaksinya tinggi berarti perlu untuk diperhatikan,” kata dia.

Selain itu, dengan modal Rp 1 juta ini, untuk mendapatkan keuntungan lebih besar maka sebaiknya digunakan untuk investasi bukan untuk trading. Terutama karena investasi untuk jangka yang lebih panjang.

Baca Juga :  Laksanakan Instruksi Presiden, Kapolri Perintahkan Jajarannya Usut Tuntas Mafia Tanah

Trading juga memiliki risiko lebih tinggi dibandingkan dengan investasi. Kemudian, untuk trading harus bisa dan sesering mungkin memantau kondisi market dan sentimen yang ada.

“Jadi ini semua kembali lagi ke style teman-teman semua,” kata dia.

“Namun untuk modal satu juta tentunya mana yang lebih banyak profit tentu investasi, karena kalau trading biasanya buru-buru dan ingin cuacanya sebesar mungkin. Nah ini yang harus menekankan mindset,” imbuhnya.

Adapun mindset dinilai sebagai salah satu modal utama yang harus dimiliki saat ingin membeli saham.

“Mindset adalah kita sebagai seorang investor harus fokus pada keuntungan jangka panjang dan juga konsisten untuk make profit dalam saham dan harus mau belajar, tidak sekedar ikut-ikutan,” tegasnya.

(Cnbc Indonesia/Red)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button