Megapolitan

Bank Sampah Inovasi Kelurahan Tugu Selatan Kurangi Limbah Plastik

Dok/Hum

JAKARTA, INDONESIAPARLEMEN.COM – Operasional Bank Sampah Berkah (BSB) Kelurahan Tugu Selatan dalam upaya pengurangan limbah plastik semakin menggeliat. Dukungan dari pihak swasta seperti Pertamina Lubricant, pengurus RT/RW dan warga setempat mampu menguatkan langkah pengelola BSB untuk mewujudkan BSB sebagai barometer kebersihan di wilayah Kelurahan Tugu Selatan.

“Total berat penjualan mulai bulan Juni 2019 sampai Desember 2020 sebesar 12.575,5 Kg atau kisaran 12 ton. Selain limbah plastik juga ada penjualan kardus bekas dan barang rongsok. Setiap bulannya di minggu kedua, barang-barang yang terkumpul tersebut ditimbang dan dijual di kawasan Sunter. Kemudian juga dilakukan kegiatan pengumpulan limbah minyak jelantah dari warga,” terang Lurah Tugu Selatan, Sukarmin saat dikonfirmasi, Senin (1/2/2021).

Baca Juga :  MUI: Vaksin Sinovac Halal Untuk Digunakan
Dok/Hum 

Bulan November 2018 menjadi awal berdirinya BSB Kelurahan Tugu Selatan yang memiliki nasabah sekitar 74 orang. Walaupun sempat mati suri namun berkat kegigihan dari para pengurus dan pihak kelurahan akhirnya di bulan Juni 2019 BSB kembali beroperasi dengan semangat yang baru.

“Berawal dari jumlah nasabah sebanyak 74 orang yang meliputi seluruh anggota PPSU Kelurahan Tugu Selatan. Kini, BSB semakin berkembang hingga mencapai 184 nasabah. Ini berkat keuletan tim BSB yang mau turun langsung ke permukiman warga Tugu Selatan. Kami sudah mulai memberdayakan warga yang masih menganggur untuk bekerja membantu BSB dengan memberikan gaji mingguan,” ungkapnya.

Menurutnya, semakin banyak sampah yang ditimbang maka semakin bersih pula lingkungan Tugu Selatan karena tujuan utama BSB adalah mengurangi limbah plastik yan menjadi musuh utama lingkungan serta bagaimana membuat warga sadar akan lingkungan masing-masing.

Baca Juga :  Mina Vision Merangkul LD PBNU Untuk Mengisi Acara Ramadhan

“Untuk tujuan jangka panjangnya adalah BSB ingin menjadikan lingkungan Tugu Selatan bebas limbah plastik sehingga tercipta lingkungan yang bersih, bebas sumbatan di selokan dan bisa menambah penghasilan bagi anggota PPSU dan warga sekitar,” ujar Sukarmin

Berbagai inovasi telah terealisasi seperti pengolahan limbah drum bekas oli menjadi sofa, penukaran sampah plastik dengan oli motor dan hal lainnya.

“Perjalanan dari sebuah botol diselokan hingga menjadikannya manfaat untuk semuanya. Kami akan terus berjuang dan tetap berkolaborasi dengan semua pihak untuk memajukan BSB Kelurahan Tugu Selatan,” pungkas Sukarmin.

(Bin/Hum)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button