KesehatanMegapolitan

Kadinkes Jakut Minta Data Domisili Pasien Covid-19 Harus Sesuai KTP Bukan Domisili Kantor

Dok/Hum

JAKARTA, INDONESIAPARLEMEN. COM- Kepala Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Utara, dr. Yudi Dimyati menghimbau kepada pihak laboratorium (lab) swasta yang bekerjasama dengan Pemda DKI Jakarta untuk melakukan penginputan data warga yang terpapar Covid-19 berdasarkan identitas KTP bukan dari domisili kantor ataupun alamat lab tempat pengujian hasil swab test Covid-19.

“Seperti halnya karyawan kantor yang secara kolektif melakukan pengujian hasil swab test di lab swasta dan hasilnya positif Covid-19. Kemudian pihak lab menginput data tersebut tidak merujuk pada identitas KTP melainkan hanya nama, alamat kantor ataupun lab. Alhasil, data yang dikirim dari lab akan menambah jumlah kasus Covid-19 di wilayah tersebut,” jelas dr. Yudi saat ditemui di Ruang Fatahillah, Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Selasa (2/2/2021).

Baca Juga :  Sekber Pers Indonesia Meminta Pemerintah Klarifikasi Kejanggalan Lembaga Dewan Pers
Dok/Hum

Kedepannya, akan dilakukan perbaikan dari penginputan data kasus Covid-19 sehingga hanya warga dari wilayahnya saja yang akan masuk dalam pendataan perkembangan kasus Covid-19 di setiap harinya. “Kalau sesuai KTP akan lebih baik dan mempermudah penelusuran kasus. Biar data itu cepat ditindak lanjuti untuk mencegah penyebaran Covid-19,” himbaunya.

Ia mengapresiasi masyarakat yang ingin mengetahui kondisi kesehatannya dengan melakukan pemeriksaan swab test secara mandiri ataupun kolektif. “Ada yang datang langsung ke lab swasta berdasarkan rujukan dari klinik kesehatan atau keinginan sendiri. Namun, saat mengisi biodata harus sesuai dengan identitas KTP,” ujarnya.

Baca Juga :  Tips Agar Seks Tahan Lama

(Bintarsih)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button