Hukum dan Kriminal

Remisi Hari Raya Nyepi Diberikan Untuk 4 Napi Yang Merayakannya

BINTAN, INDONESIAPARLEMEN.COM – Dalam rangka Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1943 Tahun 2021, Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang memberikan remisi kepada 4 orang narapidana yang beragama Hindu, Minggu (14/3/21).

Remisi diberikan kepada narapidana yang telah memenuhi persyaratan administratif maupun substantif, tidak melakukan pelanggaran terhadap peraturan yang berlaku di Lapas serta turut aktif dalam mengikuti program pembinaan yang ada di dalam Lapas.

Dari 892 orang Narapidana yang menghuni Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang, yang beragama Hindu adalah sebayak 10 orang, sedangkan yang memenuhi syarat untuk memperoleh remisi khusus keagamaan Hari Raya Nyepi tahun 2021 adalah sebanyak 4 orang.

Baca Juga :  Pelaku Pembunuhan PNS BNN Dibekuk

Kalapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang, Wahyu Prasetyo mengatakan,

“Dari total jumlah penghuni Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang sejumlah 892 orang, yang beragama Hindu adalah 10 orang, namun yang memenuhi syarat untuk memperoleh remisi Khusus Keagamaan Nyepi tahun 2021 adalah sebanyak 4 orang, ” Ujarnya.

Mereka yang memperoleh remisi adalah Warga Negara Asing yang terdiri atas Warga Negara Malaysia 3 orang dan 1 orang lagi adalah Warga Negara Nepal,” pungkas Wahyu Prasetyo.

Lebih lanjut Wahyu menjelaskan bahwa besaran remisi yang diberikan kepada masing – masing narapidana yang memenuhi syarat adalah sebesar 2 bulan. Dengan diberikannya remisi Khusus Keagamaan ini, diharapkan agar narapidana termotivasi untuk berperilaku lebih baik lagi dengan mengikuti semua program pembinaan yang diterapkan dan tidak melakukan pelanggaran terhadap ketentuan – ketentuan yang berlaku di Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang.

Baca Juga :  Polres Metro Jakbar Lakukan Rekontruksi atas Pengeroyokan Anggota Polisi saat Omnibus Law

“Kami berharap dengan pemberian remisi ini, narapidana semakin termotivasi untuk berkelakuan lebih baik lagi, mengikuti program pembinaan dengan serius serta tidak melanggar ketentuan yang ada. Dengan demikian, dapat memenuhi syarat untuk diusulkan remisi – remisi yang akan datang sehingga nantinya bisa segera bebas dan kembali berkumpul dengan keluarga dirumah,” tutup Wahyu.

Reporter: Jhon

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button