Nasional

Petani Indramayu Curhat, Jokowi: Yang Mau Impor Beras Itu Siapa?

Presiden Jokowi didampingi Mentan Syahrul Yasin Limpo dan Dirut Bulog Budi Waseso berdialog dengan para petani saat meninjau panen padi di Indramayu, Jabar, Rabu (21/04/2021).

INDRAMAYU, INDONESIA PARLEMEN – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meninjau panen padi di Desa Wanasari, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat, Rabu (21/4/2021) pagi.

“Saya dengar harga gabah waktu jatuh itu ya sedih juga kita itu. Katanya karena mau impor (beras), yang mau impor siapa?,” ujar Presiden dalam keterangan pers usai peninjauan.

Tampak mendampingi Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan Direktur Utama Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Budi Waseso. Dalam keterangan persnya, Kepala Negara juga mengungkapkan sejumlah keluhan yang disampaikan oleh para petani. Di antaranya mengenai ketersediaan pupuk hingga kebutuhan saat panen.

“Tadi ada keluhan dari para petani, misalnya harga pupuk subsidi terutama yang masih sering hilang pupuknya, sulit dicari. Kemudian yang kedua juga yang berkaitan dengan pada saat panen bersamaan itu kesulitan dalam mencari tenaga kerja untuk panen,” ujarnya.

Baca Juga :  Semangat Kebangkitan Tambora Ucapkan Selamat HUT PPWI ke-13

Lebih lanjut, dia menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya untuk membangun ketahanan pangan nasional. “Intinya kita ingin terus membangun sebuah pertanian yang semakin baik produksinya dan kita harapkan akan menjadi sebuah ketahanan pangan bagi negara kita Indonesia, tentu saja kita juga ingin swasembada,” tegasnya.

Dia juga kembali menegaskan keputusan pemerintah untuk tidak mengimpor beras hingga Juni tahun ini dan akan terus berlanjut jika produksi di Tanah Air dapat mencukupi kebutuhan yang ada.

Baca Juga :  Harga Emas Terjun Bebas Minggu Ini

“Pemerintah, tadi sudah saya sampaikan bahwa sebetulnya tidak senang dan tidak suka yang namanya impor beras.Tetapi kemarin sudah kita putuskan bahwa sampai Juni tidak ada impor, insyaallah nanti juga sampai akhir tahun kalau kita tahan, produksinya bagus, berarti juga tidak akan impor,” tandasnya.

Diketahui, Kabupaten Indramayu merupakan kabupaten penghasil beras tertinggi secara nasional berdasarkan data produksi sepanjang tahun 2020.

Dalam peninjauan kali ini, Presiden Jokowi juga berdialog dengan para petani setempat. Dalam acara tersebut juga hadir Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum dan Bupati Indramayu Nina Agustina.

Editor: Angie

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button