Nasional

Jokowi Lantik Nadiem Sebagai Mendikbud Ristek dan Bahlil Sebagai Meninves

Presiden Joko Widodo saat menyampaikan keterangan di Istana Negara

JAKARTA, INDONESIA PARLEMEN – Nadiem Makarim kembali sebagai Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Jokowi juga melantik Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Investasi, di Istana Negara , Rabu (28/4/2021).

Seperti diketahui, ini adalah kementerian baru setelah Jokowi memutuskan menggabung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan Kementerian Riset dan Teknologi serta membentuk Kementerian Investasi.

“Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara,” ucap Jokowi.

Sebelumnya, Nadiem sempat bertemu dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Tapi Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menyatakan pertemuan Nadiem dengan Megawati tak membahas reshuffle.

Baca Juga :  Wali Kota Cimahi Sempat Diminta Setor Rp1 M Agar Tak Kena OTT KPK

Nadiem yang menjabat Mendikbud sejak 23 Oktober 2020. Sedangkan Bahlil menjabat sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sejak periode kedua pemerintahan Jokowi.

Selain Nadiem dan Bahlil, Jokowi juga melantik Laksana Tri Handoko sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Sebelumnya Handoko menjabat Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Handoko menggantikan posisi Bambang Brodjonegoro. Bambang menjabat Kepala BRIN sekaligus Menristek sebelum perubahan nomenklatur kementerian.

Pelantikan menteri dan kepala badan ini merupakan tindak lanjut dari perubahan nomenklatur kementerian ke DPR. Ia membentuk Kementerian Investasi.

Baca Juga :  Presiden Terima Kunjungan Menlu AS Mike Pompeo di Istana Bogor

Jokowi juga melebur Kemenristek dengan Kemendikbud. Dengan begitu, BRIN berdiri sendiri sebagai lembaga negara di bawah presiden.

Usulan itu tertuang dalam Surat Presiden Nomor R-14/Pres/03/2021 tertanggal Selasa (30/3). Surat itu dibahas dan direstui DPR RI pada Rapat Paripurna, Jumat (9/4).

Ini kali kedua Jokowi merombak kabinet pada akhir Desember 2020. Saat itu, Jokowi menunjuk Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

Kemudian Menteri Perdagangan M Luthfi,Menteri Sosial Tri Rismaharini, dan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.

Editor: Redaksi

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button