DaerahTNI / POLRI

Panglima TNI dan Kabaharkam Polri Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi di Cilacap

CILACAP, INDONESIA PARLEMEN
Pelaksanaan kegiatan Vaksinasi di wilayah Kabupaten Cilacap dilakukan oleh Panglima TNI bersama Kabaharkam Polri juga Kepala BNPB beserta rombongan meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi di wilayah Kabupaten Cilacap.

Panglima TNI Masekal Hadi Tjahjanto bersama Kabaharkam Polri Komjen Arief Sulistyanto, Kepala BNPB Ganip Warsito dan rombongan tiba di Bandara Tunggul Wulung Cilacap dalam rangka kunjungan kerja meninjau pelaksanaan kegiatan Vaksinasi di wilayah Kabupaten Cilacap Jawa tengah pada Hari Jum’at (4/6/2021).

Peninjauan Pelaksanaan Kegiatan Vaksinasi di Wilayah Kabupaten Cilacap dilaksanakan di Gedung Patra Graha, Gedung Patra Ria dan Gedung Olah Raga Avtur komplek Pertamina Lomanis Jalan MT Haryono Kelurahan Donan Kecamatan Cilacap Tengah Kabupaten Cilacap.

Baca Juga :  Kasad Pimpin Kenaikan Pangkat 25 Pati TNI AD dan Sertijab Dirajenad

Panglima TNI bersama Kabaharkam Polri, Kepala BNPB dan rombongan disambut Forkopimda Kabupaten Cilacap, bersama dengan pejabat Utama Kodam IV Diponegoro, Pejabat Utama Polda Jawa Tengah dan General Manager Pertamina RU IV Cilacap.

Dalam kunjungannya Panglima TNI menilai penanganan Covid-19 dan pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Cilacap berjalan cukup baik.

“Hari ini kita meninjau pelaksanaan vaksinasi terhadap Lansia dan Pra Lansia di Kab Cilacap dan Pelaksanaannya dapat berjalan dengan bagus tertib dan lancar sesuai target,” Ucap Hadi Tjahjanto selaku panglima TNI.

Baca Juga :  Polisi Buru Komplotan Debt Collector, Kapendam Jaya: Kami Tidak Akan Mentolerir

Untuk Lansia dan pra Lansia ada 140.000, yang sudah di vaksin sebanyak 40.000, namun kurangnya akan dilakukan secara bertahap dan akan terus dilaksanakan, Itu dari total penduduk Kabupaten Cilacap sebanyak 1,9 juta jiwa.

“Jadi kira kira kalau 70% sejumlah 1,1 juta jiwa itu akan terus dilaksanakan vaksinasi,” imbuhnya.

“Alhamdulillah dengan pelaksanaan kegiatan yang ada di Cilacap ini untuk menvitigasi varian baru yang kita takutkan ternyata bisa dilaksanakan dengan baik dan tidak sampai terjadi mutasi ke masyarakat itu yang poin penting,” Katanya.

Reporter : Heri

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button