7 Orang Langgar Prokes Terjaring Operasi Yustisi Polsek Pagedangan

  • Bagikan

TANGERANG, INDONESIA PARLEMEN – Guna mengantisipasi meningkatnya potensi penyebaran kasus Covid-19 di Kabupaten Tangerang, khususnya wilayah Kecamatan Pagedangan, membuat Tim Gabungan Satgas Covid-19 melakukan langkah taktis.

Melalui Tim Gabungan yang terdiri atas unsur TNI/Polri, Dishub, Sat Pol PP dan KSK, Polsek Pagedangan Polres Tangerang Selatan kembali menggelar Operasi Yustisi Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan yang menyasar di 2 lokasi yaitu di kawasan Jalan Kampung Sawah Desa Lengkong Kulon dan Engineering ICE BSD City yang disinyalir banyaknya kerumunan halayak diantaranya para penjual makanan.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 7 orang terjaring lantaran tidak menerapkan standar protokol kesehatan dengan benar. Yakni tidak menggunakan masker dengan tepat dan tidak membawa masker, sehingga diberikan ganjaran berupa teguran dan pembinaan simpati.

Baca Juga :  Kapolsek dan Tiga Pilar Tanah Abang Sebar Sembako Gratis Untuk Masyarakat

Kapolsek Pagedangan AKP Dicky menjelaskan bahwa pihaknya bersama tim gabungan 3 Pilar melaksanakan kegiatan operasi yustisi tersebut bertujuan untuk menghimbau kepada masyarakat agar tetap menjalankan protokol kesehatan dengan baik guna untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah hukum Polsek Pagedangan.

“Jadi, dengan dilaksanakan razia pada malam hari ini diharapkan masyarakat semakin meningkatkan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan dan selalu menggunakan masker saat berada diluar rumah,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, lanjut AKP Dicky, dilaksanakan berdasarkan atas instruksi Kapolri yang di dukung oleh Kapolres Tangerang Selatan AKBP Iman Imanuddin yang sekaligus untuk menindak tegas aksi premanisme yang meresahkan masyarakat di wilayah hukum Polsek Pagedangan.

Baca Juga :  Keseringan Pukul Istrinya, KD asal Sukadamai di Tangkap Polisi

Masih kata AKP Dicky, dalam kegiatan Operasi Yustisi ini pihaknya menekankan bahwa dalam mendukung percepatan penanganan Covid-19 ini diperlukan kerjasama seluruh stakeholder, utamanya masyarakat. Hal ini lantaran masyarakat merupakan garda terdepan dalam pencegahan penularan Covid-19.

“Jadi masyarakatlah yang menjadi garda terdepan, dan kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan adalah kunci utama, tetap produktif, tapi protokol kesehatan wajib dijalankan,” ucap AKP Dicky.

( Glen )

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *