Taliban Duduki Istana Presiden Afghanistan, Warga Panik Melarikan Diri

  • Bagikan

JAKARTA – Setelah menguasai Kabul, Taliban terkini menduduki istana presiden Afghanistan pada Minggu malam (16/8/2021) yang telah ditinggalkan Ashraf Ghani. Kemudian pada Senin (16/8/2021), orang-orang panik melarikan diri dari Taliban dengan berbondong-bondong ke bandara Kabul untuk rebutan naik pesawat. Mereka tetap merangsek masuk, meski tidak memiliki tiket atau visa tujuan luar negeri.

Sementara itu, Presiden Ashraf Ghani melarikan diri pada Minggu ketika Kabul dikepung, dan Taliban kuasai Afghanistan hanya dalam tempo 10 hari. Pemerintahan Ghani sepenuhnya terisolasi pada Minggu setelah milisi menyerbu benteng utara anti-Taliban di Mazar-i-Sharif dan Jalalabad. Seperti kebanyakan kota-kota lain yang direbut, Taliban menang setelah pasukan pemerintah menyerah atau mundur.

Baca Juga :  Ronaldo Geser Botol, Coca-Cola Rugi Rp57 Triliun

Kabar Afghanistan terkini, ribuan polisi dan aparat keamanan pemerintah lainnya tiba-tiba meninggalkan pos, seragam, bahkan senjata mereka pada Minggu malam. Setelah awalnya memerintahkan para anggotanya untuk tidak memasuki ibu kota, seorang juru bicara Taliban mengonfirmasi bahwa mereka telah memasuki Kabul pada Minggu malam untuk memastikan keamanan.

Tiga sumber senior Taliban mengatakan kepada AFP, anggota mereka telah menguasai istana kepresidenan dan mengadakan pertemuan tentang keamanan di ibu kota. Bagi puluhan ribu orang yang mencari perlindungan di Kabul dalam beberapa pekan terakhir, mereka kini diliputi ketakutan luar biasa. “Saya khawatir akan ada banyak pertempuran di sini,” kata seorang dokter yang datang bersama 35 anggota keluarganya dari Kunduz kepada AFP, yang meminta tidak disebutkan namanya. “Saya lebih suka pulang ke rumah, di mana saya tahu itu telah berhenti.”

Baca Juga :  AS Jual Senjata ke Israel, Erdogan: Biden Melumuri Tangannya Dengan Darah
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *