Legislator PKB Pertanyakan Sistem Penanggulangan Kebakaran di Lapas Tangerang

  • Bagikan
Kondisi blok C lapas Tangerang yang habis terbakar

JAKARTA – Kebakaran terjadi di Lapas Kelas 1 Tangerang, Banten telah merenggut nyawa banyak penghuni lapas. Atas insiden tersebut, anggota Komisi III DPR RI Heru Widodo menyampaikan keprihatinannya atas kejadian tersebut.

“Kita tentu prihatin dan menyampaikan duka terhadap korban yang meninggal. Terhadap korban yang luka-luka, saya harap, mereka harus mendapatkan perawatan yang memadai,” ujar Heru yang juga anggota Fraksi PKB, rabu (8/9/21).

Heru menegaskan, korban penghuni lapas baik yang meninggal dunia maupun luka-luka akibat kebakaran juga merupakan warga negara. Sisi kemanusiaan harus dikedepankan sebagai bagian pelaksanaan pemasyarakatan.

Baca Juga :  Protes Kudeta, Ribuan Massa Turun ke Jalan di Myanmar

“Mereka penghuni lapas tentunya adalah bagian dari keluarga yang tengah ditinggalkan sementara. Maka wajib bagi kita melihat sisi kemanusiaan serta mendudukkan persoalan ini pada pertanggungjawaban secara menyeluruh,” katanya lagi.

Meski demikian, Heru menegaskan, insiden kebakaran di lapas ini telah menelan korban. Maka hal yang patut diperhatikan dalam persoalan ini adalah bagaimana sistem preventif terhadap segala macam hal terduga.

“Bila itu terjadi seperti kebakaran tadi malam, bagaimana sistem penanganan cepat pengendalian? Dan Bagaimana sistem evakuasi kebakaran?,” katanya.

Baca Juga :  Erick Thohir Resmi Tunjuk Wishnutama Jadi Komut Terkomsel
Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Heru Widodo

Heru meminta, apapun penyebab kebakaran tersebut harus diselediki secara komprehensif.

“Termasuk kalapas di lembaga tersebut juga harus dievaluasi,” pungkas Heru yang juga anggota Fraksi PKB.

Seperti diketahui, 41 orang meninggal dunia dalam kebakaran yang terjadi di Blok C, Lapas Kelas I Tangerang. Sementara itu, delapan orang mengalami luka berat dan sembilan orang mengalami luka ringan. Kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 2.30 dini hari.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *