JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) sudah memeriks puluhn saksi dari kasus dugaan korupsi ekspor limbah kelapa sawit atau Palm Oil Mill Effluent (POME) pada 2022.
“Sudah lebih dari, lebih dari 40 orang (diperiksa),” kata Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna di Kantor Kejagung, Jakarta Selatan, dikutip pada Sabtu (22/11/2025)
Anang masih enggan memberikan informasi soal kronologi dalam kasus ini. Kejagung memastikan kerugian negara timbul atas perkara yang sudah pada tahap penyidikan ini.
“Kerugian negara pasti (ada). Belum (ada totalnya), masih dihitung,” ucap Anang.
Kejagung menyebut sudah ada lima lokasi yang digeledah penyidik untuk mendalami kasus dugaan korupsi ekspor limbah kelapa sawit atau Palm Oil Mill Effluent (POME) pada 2022. Salah satu tempat yang disambangi penyidik adalah Kantor Ditjen Bea dan Cukai.
“Lima titik itu diantaranya kantor Dirjen Bea Cukai, juga ada rumah, tapi saya tidak hafal detailnya, tapi yang jelas lebih dari lima titik,” kata Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna di Kantor Kejagung, Jakarta Selatan, dikutip Rabu, 29 Oktober 2025.
Anang mengatakan ada juga rumah penyelenggara negara yang sudah digeledah penyidik, untuk mendalami perkara ini. Namun, identitas pejabat itu belum bisa dibeberkan
Dia mengungkapkan sebanyak lima lokasi yang digeledah ada di Jakarta dan beberapa kota. Namun, dia enggan memerinci lokasi pastinya.


Tinggalkan Balasan Batalkan balasan