Peristiwa

Cari Keadilan, Setiap Hari Wanita Ini Berdiri di Sekitar Istana Sambil Bawa Spanduk

JAKARTA, INDONESIA PARLEMEN – Hampir setiap hari seorang wanita nampak berdiri di kawasan Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat sambil membawa dua buah spanduk bertuliskan meminta keadilan kepada pemerintah atas apa yang dialaminya. Jumat, (4/6/2021).

Dari informasi yang beredar, hampir setiap hari wanita itu berdiri seorang diri dengan membawa spanduk yang digendongnya.

Spanduk bertuliskan curhatan seorang ibu tersebut berharap bisa bertemu presiden Joko Widodo, Kapolri Jenderal Listyo Sigit dan Menteri Hukum dan HAM Yasona Laoly.

Berikut tulisan di spanduk tersebut :

Spanduk I

Mencari Keadilan
Bapak Presiden Joko Widodo
Bapak Kapolri Jend Listyo Sigit Prabowo Bapak MenkumHAM Yassona Laoly

Baca Juga :  Pemuda Katolik Adakan KKM Untuk Kurikulum Pendidikan Kadernya

Saya dan ibu saya mencari keadilan, karena kami ditangkap secara paksa tanpa “BAP” tapi bisa di P21 oleh oknum Polres Tebing Tinggi Sumatera Utara dan dituduh merusak di atas lahan orang (Jl. Imam Bonjol Gang Mutiara) Sedangkan saya tidak tahu alamat yang dituduhkan.

Saya mohon kepada bapak Presiden dan bapak Kapolri untuk dapat membantu….

Spanduk II

Mencari Keadilan
Bapak Presiden Joko Widodo
Bapak Kapolri Jend Listyo Sigit Prabowo
Bapak MenkumHAM Yassona Laoly

Saya ingin bertemu Bapak Presiden, Bapak Kapolri dan Bapak Menteri Hukum dan HAM.

Saya korban pencurian dari 2008 sampai sekarang tidak diselesaikan oleh oknum Polres Tebing Tinggi Sumatera Utara dengan barang bukti dan saksi ada semua, tapi di SP3 kan sepihak oleh oknum-oknum Polres Tebing Tinggi.

Baca Juga :  Kasatpol PP Banten Terpilih Jadi Danmenwa Mahabanten

Saya beserta anak saya ditangkap dan dipenjarakan secara paksa oleh oknum polisi Polres Tebing Tinggi dan dituduh merusak di atas lahan orang lain (Jl. Imam Bonjol Gang Mutiara) Sedangkan saya sendiri tidak tahu alamat itu.

Sebelum dipenjara, saya dan anak saya mau membuat laporan di Polsek Padang Hilir, akan tetapi anak saya malah dianiaya oleh oknum Kapolsek David dan 1 anggota polsek.

Demikian tulisan spanduk yang dibawa wanita tersebut. Dia enggan mengatakan sampai kapan akan melanjutkan aksinya tersebut.

Editor : Redaksi

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button