Gaya Hidup

Waspada Stroke dan Gangguan Jantung Akibat Makanan Bersantan

Foto: aneka masakan khas lebaran

JAKARTA, INDONESIA PARLEMEN – Saat perayaan Hari Raya Idul Fitri, kamu akan lebih mudah menjumpai makanan bersantan. Mulai dari kolak, kacang hijau, hingga beragam varian es lainnya. Bahkan ketika lebaran tiba, tingkat konsumsi makanan bersantan cenderung meningkat karena kehadiran rendang dan opor ayam.

Namun, sebanyak apapun makanan bersantan yang disajikan, kamu tetap harus waspada. Sebab, ada beragam gangguan kesehatan yang mungkin kamu alami akibat konsumsi santan berlebih. Yuk, simak lima di antaranya berikut ini:

Tekanan Darah Tinggi
Masalah pertama yang akan muncul adalah tekanan darah tinggi (hipertensi). Hal ini disebabkan karena jumlah santan yang berlebih bisa memicu peningkatan kadar trigliserida, yaitu salah satu jenis lemak yang berguna sebagai cadangan energi tubuh. Kondisi ini akan berdampak pada penyumbatan arteri serta pembuluh darah.

Baca Juga :  Kiprah Komunitas Cinta Berkain Indonesia Untuk Lestarikan Budaya

Stroke Ringan
Ini terjadi akibat adanya pengendapan lemak jahat dalam tubuh, sehingga bisa menyumbat aliran darah dan pembuluh arteri. Jika tidak diimbangi dengan mengonsumsi mineral dan cairan yang cukup, maka, kondisi ini akan menyebabkan stroke ringan. Sedangkan pada lansia, kondisi ini bisa menyebabkan stroke berat.

AsamĀ  Lambung Meningkat
Berbuka dengan makanan bersantan bisa meningkatkan asam lambung, terutama jika kamu mengonsumsinya saat perut dalam keadaan kosong. Dampaknya, cairan ini bisa menyulitkan lambung untuk mencerna makanan lain, sehingga rasa nyeri di lambung pun tak terhindarkan.

Baca Juga :  Hati-Hati.! Medsos Bisa Menyesatkan Anak

Gangguan Jantung
Bahaya lainnya adalah peningkatan risiko gangguan jantung. Ini terjadi karena santan dimasak dalam suhu tinggi dan berulang, sehingga memicu penumpukan lemak jahat dalam santan. Kondisi inilah yang bisa memicu terjadinya gangguan pada jantung.

Kolesterol Meningkat
Kondisi ini terjadi akibat adanya penumpukan lemak jenuh dalam tubuh. Maka dari itu, kamu tidak disarankan untuk mengonsumsi makanan bersantan dalam jumlah banyak, serta memanaskan makanan bersantan secara berulang-ulang.

Itulah lima bahaya akibat konsumsi santan berlebih. Untuk menghindarinya, kamu perlu membatasi konsumsi makanan bersantan saat puasa maupun lebaran nanti.

Sumber: Halodoc

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button