Megapolitan

Polsek Cengkareng Amankan Jukir

JAKARTA – Polsek Cengkareng yang bekerjasama dengan Petugas Unit Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Kedaung Angke, mengamankan empat orang juru parkir ilegal di UP PKB Kedaung Angke, di Jalan Kedaung, Jakarta Barat, Jumat (8/12/2017) siang.
Keempatnya diamankan saat sedang memberikan karcis parkir kepada pengendara. Kapolsek Cengkareng Jakarta Barat, Kompol Agung Budi Leksono mengungkapkan, pihaknya telah menemukan karcis parkir palsu. Karcis parkir palsu tersebut, kata Kapolsek diberikan kepada pengguna parkir di depan kawasan PKB atau tempat uji KIR.

Menurut Kapolsek, Keberadaan juru parkir ini ilegal sehingga pihaknya melakukan penindakan. “Ada empat orang kami amankan beserta barang bukti karcis parkir palsu. Mereka kami amankan saat sedang menerima uang dari pemilik kendaraan,” terang Agung, Jumat (8/12/2017).

Baca Juga :  Polresta Tangerang: Pemecatan 6 Anggotanya Ini Contoh Semua Anggota Kepolisian Agar Disiplin Bertugas

Agung menjelaskan, keberadaan juru parkir tersebut tidak ada persetujuan dari pihak Dinas Perhubungan.
Dari empat yang diamankan,salah satunya adalah petugas Linmas. Tidak hanya mengamankan juru parkir liar, pihak Kepolisan juga akan melakukan penangkapan terhadap premanisme di wilayah hukumnya sesuai instruksi Pak Kapolri. 

“Untuk sementara ini masih kita kembangkan. Pelaku memberikan karcis palsu berwarna kuning dan karcis tersebut dipastikan palsu, ” ungkapnya. 

Sementara, Ketua UP PKB Kedaung Angke, Hendrico menambahkan, karcis parkir resmi biasanya terdapat emboss yang tercatat disini. Sedangkan disertai karcis tersebut akan ada nomor, tanggal dan tahunnya. “Kalau karcis yang resmi biasanya ada emboss terletak disini. Kemauan tercantum pula nomor, tanggal dan tahunnya. Tapi, sampai saat ini, UP parkir tidak ada pungutan tidak boleh ada biaya parkir,” ujarnya. 

Baca Juga :  Presiden Joko Widodo Hadiri Buka Puasa Bersama Kadin

Mendapati temuan ini, ia akan melakukan koordinasi kepada petugas UP parkir untuk memastikan bahwa memang parkir tersebut ilegal. Tidak hanya itu, ia juga meminta kepada pihak Kepolisian untuk mengusut kasus tersebut. 

“Kami juga akan menanyakan kepada UP parkir. Nanti akan dibantu polisi untuk lidik ini dan dapat dari mana tiket tersebut,” tuturnya. (Leman) 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button