Tanda Tangani Kontrak Politik, PKB Jakarta Siap Menangkan Muhaimin di Pilpres 2024

  • Bagikan
Tanda tangan kontrak Komitmen Pemenangan PKB di Pemilu 2024 dikantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh , Jakarta Pusat.

JAKARTA – Disaksikan Sekjen DPP PKB M Hasanudin,  Enam DPC PKB Se DKI Jakarta tanda tangani kontrak Komitmen Pemenangan PKB di Pemilu 2024 dikantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh , Jakarta Pusat.

Ketua DPW PKB DKI Jakarta Kyai H Hasbiallah Ilyas mengatakan, jajaran kepengurusannya siap bekerja ekstra memenangkan PKB di pemilu mendatang.

“Ini adalah kontrak politik, bahwa kami Kepengurusan PKB di Jakarta siap bekerja keras untuk pemenangan pemilu 2024 mendatang,” kata Hasbi selepas penandatangan kontrak Komitmen di DPP PKB, Kamis (24/6/2021).

Pemenangan PKB di 2024, kata Hasbi bukan hanya pemenangan pada pemilihan legislatif namun juga Pilpres.

“Kita punya target minimal 10 kursi dan menangkan Gus Muhaimin di Pilpres,” tegas tokoh muda NU asal Jakarta Timur itu.

Baca Juga :  Gerindra Peduli, Moreno Soeprapto Salurkan Bantuan Untuk Korban Gempa Malang

Soal dengan siapa Gus Muhaimin dipasangkan adalah soal lain. Yang terpenting adalah fakta adanya dorongan kuat dari kader PKB dan Kyai NU di Jakarta agar PKB punya calon Presiden.

“Dan itu adalah Gus Muhaimin, tokoh refresentasi NU, refresentasi akar rumput, nahdliyin,” tegas Kyai Hasbi.

Sekretaris Wilayah PKB DKI Jakarta, Muhammad Fauzi mengaku kerja keras PKB DKI Jakarta sudah diawali sejak penataan struktur ditingkat DPW dan DPC.

“Bahkan kita terus menata hingga ke PAC dan kedepan pada ranting, aktivasi struktur harus,” kata Fauzi menambahkan.

Peta kekuatan PKB selain pada struktur juga diakuinya dengan pelibatan kader-kader muda PKB di Jakarta melalui badan otonom, sayap politik PKB sesuai segmentasinya.

“Kita terbuka pada generasi muda yang memiliki leadership dan kemauan membesarkan PKB , besarkan NU secara bersama membangun sinergi untuk Jakarta lebih baik,” tandasnya.

Baca Juga :  Jalin Komunikasi Politik, Ridwan Kamil Temui Prabowo Subianto

Kekuatan PKB di Kebon Sirih (Jakarta Pusat) diakuinya memang belum bisa maksimal lantaran hanya meraih lima kursi pada pemilu sebelumnya.

“Pemilu kemarin berat memang kita , tapi pemilu mendatang tidak ada pilihan lain selain kerja ekstra. Jumlah kursi ini pengaruh pada daya juang kita untuk melayani warga Jakarta di legislatif, “ katanya.

Meski dengan lima kursi, Fauzi menilai kerja Fraksi PKB DPRD DKI Jakarta sudah maksimal menunjukan perannya.

“Hanya banyak orang belum tau, Karena kita kurang publisitas. Biasa karakter NU, kerja saja takut Riya. Namun kedepan apapun perjuangan PKB masyarakat harus tau, iniloh perjuangan PKB,” pungkasnya.

Editor: Angie

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *