Hukum dan KriminalMegapolitanTNI / POLRI

Dinilai Menentang Perintah Kapolri, IPW Minta Copot Dirkrimsus PMJ

Gedung Direskrimsus Polda Metro Jaya, Jakara/internet

JAKARTA, INDONESIAPARLEMEN – Ketua Presidium Ind Police Watch (IPW) Neta S Pane Meminta Kapolri Listyo Sigit Prabowo segera mencopot Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Metro Jaya, Kombes Auliansyah Lubis.

Neta juga meminta Propam Polri melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan, karena melakukan pembangkangan terhadap perintah Kapolri tentang UU ITE.

“Dari pendataan IPW, Kapolri Sigit berkali kali mengatakan bahwa dalam menerapkan UU ITE para penyidik Polri agar lebih selektif karena UU ITE bukan alat kriminalisasi. Nyatanya Dirkrimsus Polda Metro Jaya tidak menggubris perintah Kapolri Sigit,” Papar Neta kepada Indonesiaparlemen, Selasa (23/2/2021).

Rencananya hari ini, 23 Februari 2021, Ketua Bidang Investigasi IPW, Joseph Erwiantoro diperiksa sebagai tersangka dengan surat panggilan Nomor: Spgl/499/II/RES 2.5/2021/Ditreskrimsus PMJ.

Menurut Neta, pemanggilan ini merupakan pembangkangan terhadap perintah Kapolri  jika penggunaan UU ITE agar lebih selektif dan bukan alat kriminalisasi.

“Dalam kasus ini IPW sudah mendapat keterangan dari 2 Ahli Bahasa bahwa tidak ada Penghinaan dalam apa yang dituduhkan Pelapor terhadap Terlapor,” Kata Neta.

Sebelumnya pada 20 November 2020, Ketua Bidang Investigasi IPW (Ind Police Watch) Joseph Erwiyantoro dipanggil untuk dimintai keterangan dan diperiksa Ditreskrimsus PMJ dgn Nomor: Spgl/4207/XI/RES.2.5./2020/Ditreskrimsus atas laporan Agustinus Eko Rahardjo,B.

IPW menilai, pengaduan Pelapor sebenarnya tidak mendasar karena tulisan Terlapor sesungguhnya adalah Kritik Membangun untuk persepakbolaan nasional dan tidak ada kata kata fitnah untuk Pelapor.

IPW  mengkhawatirkan  aksi Pembangkangan para Penyidik terhadap Perintah Kapolri ini dibiarkan akan terjadi keresahan masyarakat. Serta berujung pada ketidakpercayaan publik dan benturan sosial antara masyarakat dengan pimpinan Kepolisian.

“Karena masyarakat merasa dikriminalisasi dengan pasal pasal karet UU ITE yang ‘dimainkan’ para penyidik. Untuk itu kasus pembangkangan ini tidak boleh dibiarkan dan Dirkrimsus Polda Metro Jaya harus segera dicopot dari jabatannya dan segera diperiksa Propam Polri, ” pungkas Neta.

(Angie)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close